Obat Herbal Diabetes

penurun kolesterol

Obat Kuat

Obat Herbal Asam urat

Belajar EFT

Jenis - Jenis Kanker

  • Kanker Hati

    Ada beberapa anggapan keliru yang beredar dimasyarakat bahwa jenis kanker hati cukup sulit disembuhkan. Terkait itu, ada suatu keluhan bahwa selama satu bulan terakhir, seseorang sering mengalami sakit di bagian dada dan penurunan berat badan yang sangat mencolok. Ternyata, setelah dilakukan pemeriksaan supersound, dideteksi adanya kanker hati yang sangat besar.

  • Kanker Hidung

    Kanker hidung atau karsinoma nasofaring (KNF) adalah penyakit kanker ganas yang menyerang rongga hidung (nasofaring). Kanker ini sering diderita oleh orang-orang yang berumur 15-25 tahun atau 60—65 tahun. Penderita kanker tersebut lebih dominan laki-laki ketimbang perempuan.

  • Kanker Kandung Kemih

    Pada umumnya, kanker kandung kemih dikarenakan adanya faktor risiko dalam lingkungan kerja, seperti efek penggunaan bahan pewarna, karet, bahan kulit, tinta, atau cat. Faktor risiko lainnya berupa infeksi bakteri yang sering kambuh atau kronis pada saluran kemih, yang disebabkan oleh kebiasaan me­rokok. Kanker kandung kemih akan menyerang dua kali lebih banyak pada perokok ketimbang bukan perokok.

  • Kanker Kolon

    Seperti halnya deteksi dini pada kanker mulut rahim dengan menggunakan papsmear atau kanker payudara memakai mamografi, maka terhadap kanker kolon pun bisa dilakukan deteksi dini. Deteksi dini kanker kolon dianjurkan bagi orang yang usianya 50 tahun. Adapun bagi orang yang memiliki riwayat keluarga pernah terkena kanker ovarium, kolon, dan paru-paru, maka disarankan agar melakukan deteksi dini sebelum berumur 50 tahun.

  • Kanker Kulit

    Kanker kulit adalah suatu penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel kulit tak terkendali, yang dapat merusak jaringan di sekitarnya dan menyebar ke bagian tubuh yang lain. Pada umumnya, ada tiga jenis kanker kulit yang diderita, yaitu karsinoma sel basal (KSB), karsinoma sel skuamosa (KSS), dan melanoma maligna (MM). Penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut:

  • Kanker Mata

    Kanker mata (retinoblastoma) bisa menyerang anak-anak dan orang dewasa. Di Indonesia, hingga saat ini, jumlah anak yang menderita kanker mata diperkirakan 9.000 anak. Penyebab kanker mata pada salah satu mata (unilateral) atau kedua mata (bilateral) anak belum diketahui secara pasti, sehingga pencegahannya pun menjadi sulit dilakukan. Kanker mata tersebut diduga berhubungan dengan kelainan genetik.

  • Kanker Otak

    Jika ada seseorang yang sering sakit kepala disertai muntah-muntah, maka ia harus mewaspadainya. Boleh jadi, ia terkena penyakit tumor otak yang dapat menyebabkan kanker otak. Ketika terkena kanker otak, sel-sel tubuh akan tumbuh secara tidak normal. Penyakit tersebut memang tidak menimpa banyak orang, tetapi dalam penyebarannya, kanker itu sangat menakutkan.

  • Kanker Paru-paru

    Tentunya, tidak ada seorang pun di dunia Ini yang menginginkan dirinya atau keluarganya terkena kanker paru-paru. Jikalau ada anggota keluarga mengidap kanker paru-paru, bukan berarti vonis kematian langsung diberikan kepadanya. Atau, ia harus pasrah terhadap nasib dan menunggu kematian.

  • Kanker Payudara

    Kanker payudara merujuk pada tumor ganas yang berkembang dari sel-sel dalam payudara. Pada umum-nya, payudara terdiri dari dua tipe jaringan, yakni jaringan kelenjar (glandular) dan jaringan penopang (stromal). Jaringan kelenjar mencakup kelenjar susu (lobules) dan saluran susu (the milk passage dan milk duct). sementara itu, jaringan penopang meliputi jaringan lemak dan jaringan serat konektif. Payudara juga oleh jaringan lymphatic, yaitu jaringan yang berisi sistem kekebalan yang bertugas mengeluarkan cairan dan kotoran.

  • Kanker Perut

    Kanker perut atau stomach cancer adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan tumor yang berada di seputar perut. Orang-orang yang didiagnosis menderita kanker perut jarang mengalami gejala pada tahap awal. Biasanya, gejala yang muncul seperti sakit perut lainnya, yakni adanya rasa mual ataupun muntah-muntah.

  • Kanker Prostat

    Kanker prostat adalah suatu tumor ganas yang tumbuh di dalam kelenjar prostat. Kanker prostat sangat sering terjadi. Pemeriksaan mikroskopis terhadap jaringan prostat pasca pembedahan maupun otopsi menunjukkan adanya kanker pada 50% laki-laki berusia di atas 70 tahun, dan semua laki-laki yang berumur di atas 90 tahun.

  • Kanker Rahim

    Kanker rahim atau kanker mulut rahim adalah pertumbuhan sel-sel kanker di mulut rahim/serviks yang abnormal. Disana, sel-sel kanker tersebut mengalami perubahan ke arah displasia atau keganasan. Kanker ini hanya menyerang perempuan yang pernah atau sedang dalam status sexually active. Jadi, jika seorang perempuan tidak pernah melakukan hubungan seksual, maka ia tidak akan mengalami kanker rahim.

  • Kanker Rongga Mulut

    Penyakit-penyakit jaringan lunak rongga mulut termasuk salah satu bahan kajian para ahli, terutama dengan meningkatnya kasus kematian yang dikarenakan kanker rongga mulut. Kanker ini banyak menyerang penduduk di negara berkembang. Kanker tersebut banyak menimpa laki-laki.

  • Kanker Tenggorokan

    Kanker tenggorokan menunjukkan suatu perubahan pada sekumpulan sel yang membelah diri, yang jumlahnya semakin banyak dan tidak terkendali. Kendati perubahan tersebut merupakan sesuatu yang wajar terjadi dalam tubuh sebagai proses regenerasi dari sel-sel yang rusak, namun pengontrolan perubahan sel tidak lagi berfungsi secara normal. Oleh karena itu, keadaan semacam ini disebut penyakit kanker.

  • Kanker Tulang

    Gejala paling umum dari kanker tulang ialah adanya rasa nyeri. Pada kebanyakan kasus, gejala tersebut menjadi berangsur-angsur parah seiring per-jalanan waktu. Semula, rasa nyeri mungkin hanya hadir sewaktu malam atau dikarenakan aktivitas tertentu. Pada beberapa kasus, suatu massa atau gumpalan mungkin dirasakan pada tulang atau jaringan yang mengelilingi tulang. Tulang-tulang yang terkena kanker bisa melemah dan menjurus pada patah tulang setelah terluka. Terkadang, gejala-gejala kanker tulang berupa demam, menggigil, keringat mengucur deras sewaktu malam, serta kehilangan berat badan.

  • Kanker Usus Besar

    Sebagai saluran terakhir pada proses pencernaan makanan, usus berpotensi terkena kanker lantaran makanan yang dikonsumsi. Hal ini perlu dicermati dengan saksama. Pada kasus kanker usus besar, ada sejumlah faktor yang bisa dideteksi sebagai gejala-gejalanya.

  • Leukemia (Kanker Darah)

    Dalam perkembangan penyakit kanker, ada dua jenis kanker yang mesti dicermati secara saksama, yaitu leukemia dan tumor. Leukemia merupakan tipe kanker yang menunjukkan bahwa sel darah putih membelah diri terlalu cepat. Terkait itu, kita mengetahui bahwa semua sel darah dibentuk di tulang sumsum. Leukemia menyebabkan tulang sumsum tersumbat oleh sel darah putih, sehingga tidak ada ruang bagi sel sehat untuk tumbuh. Inilah yang menyebabkan penderita leukemia merasakan sakit.