Obat Herbal Diabetes

penurun kolesterol

Obat Kuat

Obat Herbal Asam urat

Belajar EFT

Apakah Penyakit Stroke Bisa Sembuh?

Prediksi penyembuhan stroke bisa dilihat dari gejala dan tanda-tanda stroke yang dialami pasien. Jika perbaikan kesehatannya menampakkan kemajuan pesat, maka kemungkinan besar pasien akan pulih sempurna. Namun jika selama sekitar dua minggu masih menderita gejala berat, maka pasien perlu dirawat di rumah sakit lebih lama, apalagi jika pasien dalam keadaan tidak sadar/koma, tentu penyembuhan sulit dan tidak mungkin sembuh sempurna. Paling tidak, penyembuhan total atau sebagian akan makan waktu lama.


Mengobati stroke terutama yang parah, sungguh sangat sulit. Sumbatan atau perdarahan yang terjadi harus segera ditanggulangi, padahal menangani pembuluh darah otak jauh lebih sulit dibanding menangani pem­buluh darah di bagian tubuh lainnya.


Kerusakan saraf yang telah terjadi jika penderita tidak segera dibawa ke dokter, bisa berakibat semakin sulit disembuhkan. Misalnya pasien mengalami kelumpuhan dan gangguan kemampuan bicara, tentu tidak langsung bisa pulih. Harus menjalani latihan ADL (activity of daily living alias aktivitas sehari-hari) selain fisioterapi di rumah sakit. Bahkan kerusakan saraf otak bisa menetap sehingga akibat stroke pun tidak bisa disembuhkan. Jika pulih pun makan waktu sangat lama, bisa berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun. Dibutuhkan serangkaian fisioterapi oleh dokter ahli rehabilitasi medik dan latihan ADL di rumah.


Selain pengobatan fisik, pasien juga harus dirawat secara kejiwaan karena dapat dipastikan mengalami stres yang parah disebabkan kehilangan kemampuan gerak dan kehilangan pekerjaannya.


Di Indonesia diperkirakan ada sekitar 500.000 pasien baru stroke setiap tahunnya. Sekitar 25% di antaranya meninggal, dan sisanya menderita cacat ringan maupun cacat berat. Dengan kesabaran dan minum obat-obatan yang diberikan dokter, kontrol ke dokter secara teratur, dan melakukan fisioterapi, maka penderita diharapkan bisa pulih meski mungkin tidak seratus persen, tetapi minimal mampu mandiri tidak bergantung pada bantuan orang lain; dan siapa tahu bisa bekerja mencari nafkah kembali.


Tingkat kesembuhan sebetulnya lebih dipengaruhi sikap dan cara berpikir ketimbang faktor fisik. Namun secara logika, penderita usia muda lebih cepat sembuh dan berpotensi sembuh lebih baik dibanding penderita usia tua. Selain itu, tingkat keparahan serangan juga merupakan faktor yang menentukan untuk penyembuh-an stroke. Masalah bisa bekerja kembali, bergantung pada kondisi pasien. Jika terjadi penyembuhan total, tentu pasien bisa bekerja kembali.


Tetapi Anda tidak perlu terlalu khawatir karena kemajuan bidang kedokteran sekarang ini luar biasa pesat. Termasuk dalam hal pencegahan dan pengobatan stroke. Dengan demikian dapat diharapkan di tahun-tahun mendatang lebih banyak pasien stroke yang bisa disembuhkan total dan dapat beraktivitas kembali sepenuhnya.


Namun harap diingat, andaikata bisa sembuh pun, pasien harus tetap waspada akan serangan stroke kedua yang kemungkinan besar lebih parah.